Momen Siswa Rebutan Buku Saat Gibran ke SDI Kaniti Kupang
Sejumlah siswa SD Inpres Kaniti, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berebut buku tulis dan tempat menyimpan pulpen yang dibagikan oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) saat kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Senin (6/4/2026).
Pantauan detikBali, ratusan siswa tersebut nampak bergembira saat Paspampres menggotong sejumlah kardus berisi buku tulis. Para siswa sontak berebutan di halaman sekolah hingga pengawal Gibran itu kerepotan untuk menenangkan mereka.
“Mundur, baris, baris ke sana,” ujar salah satu Paspampres sembari mengarahkan para siswa untuk berbaris, Senin.
Anggota Paspampres itu lantas meminta para siswa agar berbaris. Apabila tidak berbaris, maka tak kebagian buku tulis. “Dengar adik-adik, nggak akan dibagi kalau nggak baris,” pinta Paspampres itu.
Para siswa itu kemudian berbaris di depan salah satu ruangan kelas untuk mendapat jatah masing-masing. Namun, ada beberapa yang tak sabaran sehingga menyerobot masuk untuk mengambil bagian terlebih dahulu.
Siswi kelas 3 SD Inpres Kaniti, Ike Nesimnasi mengaku sangat senang bisa mendapat buku tulis dan tempat isi pulpen. Menurutnya, momen tersebut sangat berarti dan sebagai motivasi agar dirinya tetap giat belajar.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Gibran karena hari ini bisa dapat buku tulis,” terang Ike.
Siswi lainnya, Meldi Tunliu (12), mengungkapkan sudah menunggu kedatangan Gibran sejak pagi untuk mendapat buku tulis.
“Saya sangat senang. Sebelumnya (kunjungan Gibran pada 2025) saya juga dapat tas,” beber siswi kelas 6 itu.
Kepala SD Inpres Kaniti Yuliana Nenabu menjelaskan, meskipun Gibran direncanakan mengunjungi sekolah itu pada pukul 11.30, tetapi
anak-anaknya itu sudah menunggu sejak pukul 06.00 Wita.
“Seperti yang tadi disaksikan bersama memang mereka sangat bersemangat dan datang tepat pukul 06.00 Wita sehingga kami juga sejak pagi masih sibuk untuk berikan mereka snack,” pungkas Yuliana.
Gibran Dukung Festival Paskah di NTT Jadi Wisata Rohani
Gibran mendukung Festival Paskah di Kota Kupang menjadi wisata rohani. “Saya dengar dari bapak wali kota festival Paskah ini akan didorong sebagai agenda wisata rohani. Saya kira ini langkah yang baik dan perlu kita dukung bersama. Mulai dari dukungan promosi, penguatan infrastruktur, pelibatan UMKM masyarakat lokal serta penguatan ekonomi kreatifnya,” urai Gibran.
Menurut Gibran, NTT cocok untuk dijadikan sebagai destinasi wisata rohani seperti prosesi Semana Santa hingga Pawai Paskah di Kupang.
“NTT memiliki modal kuat sebagai destinasi wisata rohani. Ada Semana Santa di Larantuka, Patung Maria Bunda Segala Bangsa di Bukit Nilo, Sikka, ditambah Festival Paskah di Kupang, ini akan menjadi gaya tarik luar biasa untuk NTT,” urainya.
